Super Junior, Cinta Pertama di Kpop
Saat ini, di kalangan para
kpopers, khususnya ELF (nama fans Super Junior) sedang hangat-hangatnya
perbincangan mengenai konser Super Junior yang diadakan di Jakarta, yaitu konser
yang bertajuk “Super Junior World Tour –
Super Show 8 : Infinite Time in Jakarta”. Sebagai salah satu bagian dari
ELF, tentunya aku juga sangat antusias dengan konser tersebut. Seperti
konser-konser sebelumnya, aku hanya bisa update
berita tentang penampilan mereka dari media sosial, disertai dengan perasaan
yang campur aduk, bahagia dan antusias karena mereka menggelar konser di
Indonesia, tetapi juga sedih karena aku belum bisa menonton konser mereka
secara langsung. Semoga saja the next
Super Show, aku bisa menonton konser mereka secara langsung... hehe.
Ngomong-ngomong soal Super Junior dan Super Show, aku jadi mengingat-ingat
bagaimana cerita saat pertama kali aku mengenal Super Junior, serta bagaimana
pula aku bisa menjadi fans mereka sampai saat ini. Karena itu sudah cukup lama,
mungkin saja ada beberapa cerita yang aku sudah lupa. Baiklah, langsung saja
aku mulai ceritanya....
Jadi, sejak kapan aku mulai mengenal
dan menjadi fans Super Junior (SJ)? Pertama kali aku tahu tentang Super Junior
yaitu pada saat aku masih SMP kelas 2 (mungkin sekitar tahun 2010 atau 2011). Saat
itu, sedang gencar-gencarnya iklan di TV mengenai ringtone dsb yang menggunakan SMS untuk pendaftarannya, seperti
ketik REG dan seterusnya (Adakah yang masih ingat? wkwk). Nah,
pada saat itu kebetulan ada iklan seperti itu di TV, yang mana lagu Super
Junior beserta video klipnya ditayangkan. Aku masih ingat saat itu yang
ditayangkan adalah video klip lagu Bonamana. Dan tentu saja saat itu aku masih
tidak tahu apa-apa tentang Super Junior. Kemudian, salah satu temanku membawa
majalah ke sekolah. Aku tidak begitu tahu itu majalah dari Korea atau Indonesia,
hanya saja majalahnya menggunakan bahasa inggris, tapi yang aku ingat adalah ada
beberapa poster Super Junior di dalamnya. Seperti beberapa temanku yang lain, aku
ikut melihat dan mengamati isi majalah serta poster-poster tersebut. Ketika
sampai di halaman yang menampilkan poster Super Junior, aku tahu bahwa mereka
(SJ) yang ada di poster tersebut adalah (SJ) yang muncul di iklan TV. Aku
merasa bahwa semua anggota SJ memiliki wajah yang sama, sangat susah dibedakan.
Diantara semua anggota yang wajahnya sama (menurutku saat itu yaa, kalau sekarang mah
jelas sangat berbeda wkwk), ada salah satu anggota SJ yang menurutku
wajahnya sedikit menarik perhatian dan paling bisa dibedakan dari yang lain
karena postur tubuhnya paling tinggi, aku bertanya kepada temanku, siapa nama anggota
tersebut, dan dia adalah Siwon (Tidak heran bahwa Tn. Lee Sooman memilih
Siwon sebagai visual dan center di Super Junior wkwk). Aku hanya ber-oh
ria dan masih juga belum tertarik sama sekali dengan mereka (Super Junior).
Hingga beberapa waktu kemudian, ada
tugas salah satu mata pelajaran yang mengharuskanku ke warnet untuk
mengerjakannya. Saat itu sedang jam kosong, aku dan beberapa temanku datang ke
warnet yang letaknya tepat berada di depan sekolah, berniat untuk mengerjakan
tugas yang diberikan sebelumnya. Setelah sampai di warnet, aku bertemu temanku
(yang sebelumnya membawa majalah ke sekolah) juga sedang berada di warnet. Tapi
bukannya mengerjakan tugas, dia malah menonton film di Youtube, yaitu film “Attack on the Pin Up Boys” yang mana
pemeran dari film tersebut adalah semua anggota Super Junior. Awalnya aku tidak
tertarik dan memilih untuk lanjut mengerjakan tugasku. Tapi beberapa temanku
beralih ikut mengerubungi komputer tempat temanku (lainnya) menonton film tadi.
Aku pun jadi ikut penasaran. Menurutku, awal film terlihat biasa saja karena
memang aku tidak begitu paham dengan ceritanya yang tidak di-dubbing dan subtitle-nya masih menggunakan bahasa inggris. Tapi kemudian,
muncullah pemeran utama film tersebut, yaitu Kibum (eks-Super Junior). Entah
mendapat sugesti darimana, menurutku aura dan wajah pemeran utama tersebut
begitu menyegarkan. “Sepertinya dia cukup menarik”, (mungkin pikirku saat itu.. wkwk).
Dan saat itulah sepertinya awal aku mulai tertarik, dan mulai mencari tahu
tentang Super Junior.
(Memang jiwa fangirl dalam diriku sudah
melekat dari dulu wkwk) Jadilah aku mencari tahu siapa Kibum, apa saja
yang dia sukai, dan lain-lain. Kemudian aku tahu, bahwa Kibum adalah salah satu
anggota boyband Korea, yaitu Super
Junior. Tapi sayangnya, saat aku sedang suka-sukanya dengan Kibum, temanku
bilang bahwa saat itu Kibum sedang vakum dan tidak ikut dalam aktivitas SJ.
Pikirku, “Ya sudahlah, mungkin secepatnya dia akan ikut comeback”. Kalau tidak salah, aku dulu juga sempat suka dengan
Heechul (wkwk), karena menurut beberapa artikel yang aku baca di
internet kala itu, Heechul adalah anggota yang paling dekat dengan Kibum (Memang
benar ya? Aku juga tidak tahu artikel itu benar atau tidak.. wkwk). Dan
lagi-lagi temanku bilang, bahwa Heechul itu aneh, paling susah diatur juga dia
adalah anggota yang paling suka mengumpat di SJ. Dengan berbagai fakta yang
diberitahukan temanku tadi, aku jadi “mundur
alon-alon” untuk menjadikan Heechul sebagai bias (Maafkan ya Uri Heenim, tapi
sekarang aku suka dengan semua anggota Super Junior kok... wkwk). Setelah
beberapa waktu, dengan segala optimisme bahwa Kibum akan segera comeback dengan SJ, aku jadi ikut
tertarik untuk mengetahui lebih lanjut mengenai seluk beluk Super Junior, mulai
dari anggota, lagu-lagu dan fakta-fakta mereka. Aku jadi rajin sekali ke warnet
hanya untuk streaming video-video
mereka. Hingga pada saat album kelima mereka yaitu album Mr. Simple dirilis,
Kibum tetap belum ikut comeback
(perlu diketahui bahwa Kibum vakum setelah rilis album ketiga). Semakin lama,
aku merasa tidak yakin akan comeback-nya
Kibum dengan SJ, ditambah saat itu aku juga sudah mulai tertarik dengan anggota
SJ yang lain, yaitu Choi Siwon (yang sampai saat ini masih menjadi salah
satu biasku tentunya ♥♥). Perlahan rasa sukaku ke Kibum mulai memudar
dan beralih ke Siwon ♥. Dari situ, berlanjutlah sampai sekarang aku
terus menjadi fans Super Junior, walaupun untuk bias No. 1-ku sudah beberapa
kali berganti (wkwk), dengan yang terbaru adalah Lee Donghae ♥♥♥. Ingat betapa
dulu aku suka sekali mem-bully dia, serta membandingkannya dengan Siwon yang saat itu masih menjadi bias No.
1-ku. Tapi sekarang aku malah sangat menyukainya (wkwk).
Jadi, kurang lebih begitulah cerita tentang bagaimana awal
mula aku menyukai Super Junior. Bisa dikatakan mereka adalah cinta pertama-ku
di Kpop. Walaupun kemudian banyak idol baru yang debut, lebih fresh secara visual, bahkan lebih
populer dari Super Junior. Jujur saja, aku sendiri juga sudah beberapa kali “oleng”
ke beberapa idol tersebut, seperti EXO, BTS, Shinee, Wanna One, GOT7 dll. Tapi,
tetap ujung-ujungnya aku akan jatuh cinta lagi dan lagi dengan Super Junior,
berkali-kali, tidak pernah imun sekalipun dengan mereka. Karena mereka spesial,
mereka cinta pertama, dan mereka akan selalu punya tempat istimewa di hati.
♥♥♥♥♥
Komentar
Posting Komentar